| Idul Adha 1429 di Nur Hidayah |
| Ditulis oleh aspriyanto |
| Sabtu, 13 Desember 2008 10:13 |
|
Alhamdullilah, rasa bahagia dan puas tergambar jelas pada raut muka karyawan Yayasan Nur Hidayah serta anak-anak asuh panti. Lelah dan capek selama pengadaan dan persiapan hewan qurban terasa terbang begitu saja ketika mengumandangkan takbir. Bagaimana tidak? Kegiatan rutin tahunan yang tahun ini digawangi oleh Bapak Sholikun telah menyediakan sebanyak 108 ekor kambing dan 2 ekor sapi bagi para donatur dan warga sekitar. Penerimaan sumbangan hewan qurban dari instansi dan donatur (yang tidak membeli di Nur Hidayah) sebanyak 11 ekor. Atas dasar niat baik yaitu :
para karyawan yang setiap harinya bergelut dengan memasak, pembelajaran/mengasuh anak, kendaraan, surat menyurat, keuangan, bahkan yang berkecimpung dalam pengelolaan website Nur Hidayah harus terjun langsung, berubah 180 derajat menjadi peternak kambing Banyak pembelajaran pada setiap kegiatan tahunan ini. Pertama, untuk tahun ini, panitia tidak mengambil pada 1 "distributor hewan qurban" seperti tahun-tahun yang lalu. Dengan maksud memberdayakan ekonomi kepada yang lain, panitia merangkul sejumlah petani-petani kambing disekitar Solo. Dengan begitu penghasilan para petani tersebut sedkit banyak bertambah. Kerjasama yang saling menguntungkan ini akan selalu dibina kelanjutannya. Kedua, peran serta anak asuh terutama yang besar setingkat SMA patut juga dibanggakan. Mereka dengan sigap membantu dan belajar bekerjasam dengan panitia mulai dari pengadaan makanan sampai pengiriman hewan qurban ke tempat tujuan. Hujan bukan halangan sampai-sampai bau kambing serasa tidak mau pisah dari badan. Pembeli/donatur adalah raja bagi kami. Ketidakpuasan hewan qurban yang mereka beli adalah tanggung jawab kami. Tahun ini kami menerima beberapa ketidakpuasan donatur tetapi insya Allah sudah terselesaika denga baik. Atas kejadian tersebut kami mohon maaf yang sebesar-besarnya dan semoga untuk tahun-tahun mendatang tetap terjalin kerjasama yang semakin meningkat. |





Tetapi berkat kerjasama yang baik, pengelolaan 108 ekor kambing tersebut, alhamdulillah bisa dibilang sukses. Panitia tidak menghitung rugi laba, yang terpenting adalah amal baik dan kepuasaan donatur. Tapi, kalaupun ada laba ya Alhamdulillah.